Tuesday, 21 August 2018

PERAIH MEDALI EMAS PERTAMA BAGI INDONESIA DI AJANG ASIAN GAMES XVIII


 
Sumber gambar id.asiangames2018.id
Perolehan medali baik medali emas, perak dan perunggu dalam ajang Asian Games yang ke 18 selalu menjadi sorotan dalam perlombaan. Tidak masalah dari cabang olahraga manapun yang menyumbangkan medali tersebut. Tetapi kali ini medali emas pertama bagi Indonesia adalah disumbangkan dari seorang perempuan yang berjuang dalam kompetisi ini. Cabang olahraga yang diikutinya adalah Taekwondo. Defia Rosmaniar adalah nama yang perlu dicatat dalam Asian Games ke – 18 karena berhasil menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia. Bendera Merah putih berhasil berkibar setelah ia berhasil mengalahkan atlet asal Iran, Marjan Salahshouri.

Dengan disaksikan langsung oleh orang nomor satu di Indoneisa yaitu bapak Jokowi, Defia tanpa ragu –ragu dan semangat pantang menyerahnya mengeluarkan segala kemampuan yang ia miliki. Adapun lokasi dalam pertandingan Taekwondo tunggal putrid poomsae di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu 19 Agustus 2018. Dengan usia 23 tahun ia mampu memenuhi ambisi untuk menyumbangkan medali emas bagi Indonesia dalam salah satu ajang kompetisi terbesar di Asia itu.

Memperoleh point 8.690 point, sementara lawannya yang berasal dari kontingen Iran mendapat point 8.470 Point yang memperoleh medali perak. Tekad yang kuat mulai ditunjukkan oleh Defia sejak tahun 2007 dengan menjalani secara serius di olahraga Taekwondo. Ia berniat untuk mengharumkan nama bangsa melalui cabang olahraga Taekwondo ini. Dan tercapai sudah apa yang dia inginkan ini. Wanita dengan kelahiran Bogor ini memperoleh medali emas dan secara langsung Presiden RI memberikan medalinya, nah menambah suatu kebanggan secara tersendiri karena langsung disematkan oleh Presiden RI.

Kalau dari profil penjalanan Defia dalam ajang seperti ini, sudah sangat memungkinkan bagi dia untuk meraih medali emas. Salah satu prestasinya adalah pada SEA games 2013 Defia berhasil memperoleh medali dua medali perunggu, dan pada tahun 2017 Defia juga berhasil meraih medali perunggu di ajang Asian Games yang menjdi tuan rumah kali itu adalah Malaysia.

Generasi yang tergolong Milennials ini mengambil jurusan pendidikan olahraga di Universitas Negeri Jakarta. Dengan adanya perolehan emas yang disumbangkan oleh Defia ini Menteri Pemuda dan Olahraga mengharapkan munculnya emas – emas lainnya. Dan sudah pasti penghargaan yang didapatkan dengan usaha yang sangat keras ini pasti mendapatkan imbalan. Sesuai dengan janji Menpora sebelumnya untuk setiap emas yang dihasilkan akan mendapat uang sejumlah 1 Milliar rupiah. Itulah hasil kerja keras.

Memang kerja keras dan konsistensi tidak akan pernah berbohong. Dengan jam terbang yang sudah sangat memadai den kemampuan serta bakat yang dia miliki medali emas dapat diraih. Jadi bagi seluruh atlet Indonesia yang berjuang mengharumkan nama bangsa dalam Asian Games yang ke-18 semangat terus karena kita pasti bisa.

No comments:

Post a Comment

RECENT PUBLISHED

BAYANGAN

Berjalan di gang sempit Tatapan mata yang kosong diantara jalan yang terhimpit Terasa Sakit Di ikuti bayangan yang rumit Rumit .....

Popular Feed

Recent Story

Translate

Back To Top