![]() |
Sumber gambar
tribuntravel.com
|
Danau Limboto, berada di
Kecamatan Limboto, Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Pulau Sulawesi. Festival ini
diadakan sebagai wujud dari Kementerian Pariwisata dalam mendukung kemajuan
pariwisata di Provinsi Gorontalo. Danau dengan kedalaman sekitar 5 sampai
dengan 8 meter ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan, biasanya para
wisatawan berkunjung untuk menikmati berbagai kegiatan yang ada di danau
Limboto ini. Dintaranya memancing, lomba perahu, atau berenang. Ada juga yang
menikmati ikan bakar segar hasil tangkapan dari nelayan disekitar danau
Limboto. Festival yang diadakan di danau Limboto sudah menjadi salah satu festival
nasional di Indonesia. Tidak lain tujuan dari festival ini adalah untuk
mempromosikan keindahan yang ada dalam pariwisata danau Limboto.
Dengan adanya festival danau
Limboto, juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wiasataan ke danau
Limboto itu sendiri. Yang kita ketahui indicator kesuksesan suatu lokasi
pariwisata yaitu dengan banyaknya pengunjung ke lokasi tersebut. Dan jalan
untuk mencapai tersebut adalah dengan membuat suatu festival untuk menarik
perhatian dari wisatawan dengan promosi festival tentunya.
Biasanya festival danau
Limboto menampilkan pawai budaya yang menjadi salah satu daya tarik dalam
festival danau Limboto. Dana pada pawai budaya ini, akan diikuti oleh beberapa
suku yang berdomisili di Gorontalo, penampilan dengan busana adat masing –
masing aka nada pada pawai budaya dalam Festival Danau Limboto. Busana peninggalan
kerajaan Gorontalo juga akan di tampilkan dalam pawai ini.
Kain yang menjadi salah satu
cirri khas dari Gorontalo sering disebut Karawo. Karawo adalah kain tradisional
dari Gorontalo yang hanya bisa dibuat dengan tangan. Bentuk mesin tidak ada
dalam pembuatan kain ini. Motif sulam yang dibuat oleh perumpuan penenun kain
ini adalah bunga, gambar, dan burung. Sangat unitk. Pada saat wisatawan
mengunjungi festival ini, bisa langsung menyaksikan bagaimana proses pembuatan
kain Karawo.
Kegiatan diskusi mengenai
pariwisata diadakan juga dalam festival ini. Sejumlah kepala daeraha yang
lokasinya masuk dalam danau Limboto ini akan mempresentasikan bagaimana dia
mengkelola wilayah danau Limboto yang masuk dalam lokasi kerja mereka. Pada beberapa
tahun belakangan ini, yang menjadi sangat perihatin adalah penurunan air pada
danau Limboto, dalam diskusi yang diadakan pada festival ini juga membahas
pelestarian air pada danau Limboto.
Danau yang merupakan muara
dari lima sungai ini menjadi semakin indah ketika dinikmati pada sore hari. Pesona
sunset yang memukai ada pada danau Limboto. Pada tahun ini festival danau
Limboto akan diadakan pada tanggal 21 s/d 23 September 2018.
Dengan adanya festival
seperti ini dapat menrik pengunjung yang lebih banyak. Dengan pengunjung atau
wisatawan yang lebih banyak pada festival Danau Limboto bisa menunjang
pendapatan daerah itu sediri. Berbanding luruskan dengan wisatawan yang semakin
banyak. Dan juga mendukung tingkat ekonomi pada daerah tersebut.
No comments:
Post a Comment